Cetak
Kategori: BIDANG BINA PROGRAM DAN PENGENDALIAN PEMBANGUNAN
Dilihat: 124

Bappelitbang Tanjungpinang - Guna meningkatkan kinerja Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengembangkan manajemen pemerintahan agar terwujud tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government), dibutuhkan sistem informasi perencanaan, penganggaran dan penatausahaan keuangan berbasis elektronik yang terintegrasi. Terkait dengan hal tersebut, dalamĀ  rangka Implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah Terintegrasi (SIMDA Integrated) sesuai dengan Perjanjian Kerjasama antara Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang bersama BPKP Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Workshop Pengoperasian Aplikasi Sistem Informasi Manajemen daerah Terintegrasi (SIMDA Integrated) yang dilaksanakan pada tanggal 26 sampai dengan 29 November 2019 di ruang Rapat Sekretariat Bappelitbang Kota Tanjungpinang.

Kegiatan workshop dihadiri oleh Sekretaris Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Tim SIMDA Integrated BPKP Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Bidang Bina Program dan Pengendalian Pembangunan Bappelitbang, Kepala Sub Bidang Perencanaan Program Pembangunan Bappelitbang, dan peserta dari Perangkat daerah yang merupakan leading sector yang mengampu beberapa tugas dan fungsi dalam Implementasi SIMDA Integrated diantaranya: Sekretariat Daerah (SSH), Inspektorat Daerah (SAKIP), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (e-planning dan ASB), Dinas komunikasi dan Informatika (infrastruktur server, jaringan dan keamanan data), Sekretariat DPRD (pokok pikiran DPRD), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (penganggaran/e-budgeting).

Pada kesempatan workshop disampaikan gambaran umum SIMDA Integrated, pemahaman mengenai dasar hukum perencanaan dan penganggaran daerah, sistem perencanaan, prinsip-prinsip penyusunan perencanaan pembangunan daerah, rumusan rencana pembangunan daerah, orientasi perencanaan daerah, keterkaitan implementasi dengan program kosupgah KPK, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran daerah, peran BPKP, isu-isu perencanaan daerah dan rencana implementasi SIMDA Integrated.

Kegiatan workshop yang dilaksanakan selama 4 hari ini berjalan dengan baik, tampak antusias peserta dan sharing knowledge di antaranya dalam membahas mulai dari requirement teknis yang merupakan prasayarat infrastruktur teknologi informasi, proses integrasi dengan SIMDA Keuangan, serta keseluruhan ruang lingkup aplikasi meliputi seluruh proses perencanaan dan penganggaran mulai dari perencanaan 5 tahunan yang terdiri dari RPJMD dan Renstra, perencanaan tahunan yang terdiri atas RKPD dan Renja, SSH dan ASB, dan rancangan APBD. Serta terdapat di dalamnya pengoperasian aplikasi SIMDA Kinerja (SAKIP) yang dapat membantu pemerintah daerah dalam menghasilkan informasi kinerja yang relevan, cepat, akurat, dan lengkap.

Diharapkan, dengan Implementasi SIMDA Integrated, Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat melaksanakan manajemen pemerintahan yang mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.