Cetak
Kategori: BERITA
Dilihat: 92

Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Tanjungpinang, dalam rangka menjalankan amanat Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah secara kontinu terus melakukan asistensi terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) untuk perencanaan tahun 2022. Diharapkan, untuk perencanaan tahun 2022 penerapan SIPD sudah dapat berlaku seefektif mungkin.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Program Bappelitbang Kota Tanjungpinang pada acara Rapat Tahapan Perencanaan Lanjutan Dalam Aplikasi SIPD (17/05/2021). “Dalam rangka menjaga konsistensi perencanaan RKPD Tahun 2022, Bappelitbang Kota Tanjungpinang akan terus mengawal proses penginputan program/kegiatan di aplikasi SIPD sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah disepakati sesuai Permendagri 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Apabila batas waktu penginputan program/kegiatan pada salah satu tahapan perencanaan di SIPD telah habis, maka penginputan program/kegiatan tidak dapat dilakukan karena sistem secara otomatis telah terkunci dan proses perencanaan akan lanjut ke tahapan berikutnya”.

Untuk membantu para Kasubbag Program dan para pemangku kepentingan lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengaplikasikan SIPD, Bappelitbang telah membuat video tutorial singkat tentang penggunaan SIPD yang dapat dilihat pada tautan berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=TVM48m-fYgE&lc=UgysL6d9IWvNwq-dFFN4AaABAg

Adapun Rapat Tahapan Perencanaan Lanjutan Dalam Aplikasi SIPD diikuti oleh seluruh Kasubbag Program Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan Cavid-19. (Novi)